Home Internasional Konflik Israel Palestina, Robi-Bushra Berbagi Kisah Pilu

Konflik Israel Palestina, Robi-Bushra Berbagi Kisah Pilu

Robi Damelin (Israel) dan Bushra Awwad (Palestina) yang berteman setelah kehilangan seorang anak akibat konflik Israel Palestina.

Beritaluarnegeri.com (Amerika)- Sebuah orgianisasi di Palestina telah mempertemukan para orang tua yang ditinggalkan oleh anaknya akibat konflik di kedua negara, Palestina dan Israel, selama beberapa dekade. Robi Damelin dan Bushra Awad merupakan salah satu contoh dari kedua negara tersebut yang ikut dalam komunitas tersebut.

Robi Damelin merupakan seorang ibu dari David Damelin. David, yang bertugas sebagai tentara Israel, terbunuh oleh sniper Palestina pada tahun 2002. Sedangkan Bushra merupakan ibu dari anak yang bernama Mahmoud. Bushra kehilangan anaknya tiga tahun lalu.

Konflik Israel dan Palestina yang sudah berlangsung selama berpuluh-puluh tahun dan menyebabkan banyaknya korban jiwa dari kedua kubu, berdampak pada hubungan yang tidak baik diantara keduanya.

Robi dan Bushra dipertemukan pertama kali di sebuah forum bernama Bereaved Family Forum, di West Bank Palestina pada tahun 2011. Breaved Family Forum merupakan sebuah organisasi yang bertujuan untuk menyatukan orang Israel dan Palestina yang telah kehilangan anggota keluarga mereka dalam konflik tersebut.

Mereka tidak pernah membayangkan untuk bertemu dengan orang-orang yang berhubungan dengan kematian anak-anaknya. Sebelum bergabung dengan forum, keduanya sempat menolak.

“Anda berharap saya untuk bersalaman dengan orang-orang yang membunuh anakku?” respon Bursha ketika diajak bergabung oleh seorang teman yang merupakan anggota forum tersebut. “Jika saya pergi menemui mereka, saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan ke salah satu dari mereka (orang Israel),” tambahnya.

Setiap orang memiliki respon yang berbeda ketika diajak untuk bergabung dengan forum tersebut. Robi mengatakan bahwa dia tidak bisa datang dan duduk bersama dengan para ibu yang merupakan bagian dari orang-orang yang membunuh putranya (Palestina).

Forum tersebut merupakan wadah yang mereka gunakan untuk berbagi rasa sakit yang sama dan dapat mengerti satu sama lain. Bursha dulu berpikir bahwa semua orang Israel merupakan prajurit yang tidak menginginkan kedamaian. Tetapi setelah bergabung dengan forum ini, dia telah bertemu dengan orang Israel yang menginginkan kedamaian.

Forum tersebut dibentuk olek Yitzhak Frankenthal, seorang Yahudi Ortodoks yang putranya dibunuh oleh para aktivis Hamas pada umur 19 tahun. Saat ini ada lebih dari 500 anggota yang menolak kekerasan, kebencian atau balas dendam sebagai cara untuk menyelesaikan konflik.

Tulisan ini dilansir dari NBC News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

WalletHub: 10 Kota Terbaik AS untuk Memulai Bisnis di 2019

Inilah 10 kota terbaik di Amerika untuk membuka startup bisnis. Beritaluarnegeri.com (Amerika) - Mayoritas pemilik usaha kecil di...

Melirik Pulau Banwa, Resor Termahal di Dunia

Banwa, Pulau Wisata Termahal di Dunia Ada di Filipina. Beritaluarnegeri.com (Filipina) - Banwa Private Island merupakan wisata...

Rutinitas Orang Sukses yang Dilakukan Sebelum Jam 7:30 Pagi

6 Rutinitas Sederhana yang Dilakukan Orang Sukses Sebelum Jam 7:30 Pagi Beritaluarnegeri.com (Amerika Serikat)- Orang-orang sukses datang dari...

Perlambat Waktu Berhargamu dengan Dua Cara Ini!

Dua cara mudah untuk memperlambat jalannya waktu. Beritaluarnegeri.com (Inggris) - Semakin dewasa, kita akan merasa waktu akan cepat...

Mnyamawamtuka, Jenis Baru Titanosaurus yang Berekor Hati

Spesies baru dinosaurus ini memiliki tulang ekor berbentuk hati. Beritaluarnegeri.com (Afrika) - Jenis baru dinosaurs berleher panjang dengan...