" />
Home Internasional Barry Drexler, Hindari 4 Gestur Ini Saat Wawancara Kerja

Barry Drexler, Hindari 4 Gestur Ini Saat Wawancara Kerja

Inillah empat bahasa tubuh yang harus dihindari saat wawancara kerja.

Beritaluarnegeri.com – Bahasa tubuh sama pentingnya dengan bahasa yang keluar melalui mulut. Bahasa tubuh dapat menjadi salah satu faktor gagal atau lulusnya Anda dalam wawancara kerja.

Menurut Barry Drexler yang mempunyai pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang SDM, kebanyakan orang tidak sadar bagaimana menggerakan tubuh. Faktanya, bahasa tubuh Anda sama pentingnya dengan apa yang keluar dari mulut Anda. Sehingga, penting untuk mempertimbangkan bagaimana membawa diri dalam sebuah wawancara kerja.

Bahasa tubuh mencakup cara Anda duduk dan apakah Anda melakukan kontak mata atau tidak mungkin bisa berdampak negatif bagaimana pewawancara menilai Anda lewat bahasa tubuh. Drexler memberikan beberapa hal yang harus dihindari oleh tubuh ketika sedang wawancara.

Menduduki kedua tangan

Menurut Drexler, bahasa tubuh ini adalah salah satu sikap dari hewan peliharaan. Selama wawancara, pelamar biasanya duduk di seberang meja dan menghadap pewawancara. Beberapa pelamar yang gugup sering melakukan hal ini. Mereka hanya fokus pada apa yang mereka katakan sehingga secara tidak sadar sering menduduki kedua tangan, menggenggam erat tangan mereka sendiri, atau duduk kaku dengan kedua tangan berada di samping.

Sikap tubuh seperti itu membuat Anda terlihat kaku dan tidak nyaman. Drexler menyarankan untuk menggunakan atau menggerakan tangan sebagai bentuk mengekspresikan diri sehingga dapat membuat Anda dan pewawancara merasa nyaman.

Memberikan tatapan kosong

Pewawancara kemungkinan dapat membaca emosi dari ekspresi wajah Anda. Maka, ketika Anda merasa bosan selama proses wawancara atau saat pewawancara bicara, mereka dapat membacanya dengan melihat ekspresi wajah Anda yang kosong.

Meskipun pewawancara menyampaikan banyak informasi mnegenai latar belakang perusahaan atau rincian pekerjaan yang mungkin Anda anggap tidak menarik, berpura-puralah untuk menunjukkan ketertarikan Anda. Pastikan wajah Anda dapat mengekspresikan bahwa Anda berminta, tertarik, dan bersemangat. Sehingga mata Anda terlihat bersinar dan jangan lupa untuk tersenyum.

Duduk bersandar ke kursi

Sebaiknya Anda menghindari hal ini saat proses wawancara, terutama ketika sedang menjawab pertanyaan. Biasanya mereka menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang menantang seperti “mengapa kami harus mempekerjakan Anda?” Atau ketika menjelaskan latar belakang dan pengalaman Anda. Di keadaan seperti ini, Anda harus duduk condong ke depan.

Menunduk

Pelamar sering menundukkan kepala jika merasa tidak yakin dengan diri mereka sendiri. Menurut Drexler, Anda harus duduk tegak dan melihat ke arah pewawancara dan menunjukan bahasa tubuh yang meyakinkan bahkan dalam keadaan sedih sekali pun.

Tulisan ini dilansir dari CNBC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[/tdc_zone]